Oi Oi Oi

Entah apa yang membuat saya membuka blog ini kembali setelah berbulan – bulan (bahkan mungkin satu tahun) saya tidak membuka blog ini. Seperti di post saya sebelumnya dimana saya menyatakan diri untuk pamit dari “rumah” ini dan mencoba di beberapa “kontrakan” baru dengan “cara hidup” yang baru juga pastinya. Namun, entah kenapa rasanya saya kok pingin buka blog ini saat ini. Sebenarnya dari kemaren – kemaren saya ingin buka blog ini, tapi saya nggak berani, entah kenapa. Mungkin saya malu, malu atas tulisan dan foto – foto saya yang sepertinya ngimchil banget.

Akhirnya, pada suatu malam saya disadarkan oleh sebuah sms dari nomor yang tidak saya kenal yang ternyata dia adalah salah satu awak majalah Bikers Freak, dimana dia yang sedang mencari foto para pesepeda yang pernah (atau sedang) berkeliling dunia secara tidak sengaja terdampar pada salah satu posting blog saya, dimana saat itu saya sedang menceritakan kisah seperempat hari saya bersama Daisuke Nakanishi dan Chris Roach di tulisan ini. Tulisan yang sudah lama itu ternyata ada manfaatnya buat orang lain yang membutuhkan. Setelah cas cis cus yang intinya dia minta ijin buat minta beberapa foto saya, akhirnya saya kirim email beberapa foto mereka ke dia. Sesuatu banget 🙂

Saat itu juga saya jadi semakin sadar akan semangat berbagi di dunia perbloggingan ini. Entah apa pun isinya, meski pun isi blog kita seperti lutis atau rujak yang isinya macam – macam, tetapi kalo apa yang kita ceritakan dengan tulisan dan gambar itu bisa berguna buat segelintir orang, dan meski ditulis dengan gaya se- kimchil apa pun, it’s fine. 😀 minimal punya semangat berbagi itu sudah cukup kalo buat saya, entah kalo buat anda sekalian teman – teman di dunia maya yang saya hormati 🙂

Saya teringat pesan salah satu wartawan KOMPAS yang saya ketemui di salah satu workshop tentang penulisan di Jogja, Gesit Ariyanto,

“Semua hal yang menarik tak pasti penting, dan semua hal yang penting tak pasti menarik”