saman HI UGM / by prasetya yudha dssaman HI UGM / by prasetya yudha dssaman HI UGM / by prasetya yudha dsAyo lestarikan budaya bangsa, biar nggak dicomot lagi oleh Malaysia ….:)..kalo bukan anak muda seperti kita, siapa lagi ?

**foto saya ambil saat anak – anak UGM jurusan Hubungan Internasional mengadakan pentas di Benteng Vredenburg, dalam memperingati hari perdamaian, Minggu (4/10) kemaren…

Tari Saman adalah sebuah tarian suku Gayo yang biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat. Nama tarian “Saman” diperoleh dari salah satu ulama besar NAD, Syech Saman.Tari saman merupakan salah satu media untuk pencapaian pesan (Dakwah). Tarian ini mencerminkan Pendidikan, Keagamaan, sopan santun, kepahlawanan, kekompakan dan kebersamaan. Tarian saman menggunakan dua unsur gerak yang menjadi unsur dasar dalam tarian saman: Tepuk tangan dan tepuk dada. Pada umumnya,Tarian saman dimainkan oleh belasan atau puluhan laki-laki,Tetapi jumlahnya harus ganjil.Namun, dalam perkembangan selanjutnya,tarian ini juga dimainkan oleh kaum perempuan.Pendapat Lain mengatakan Tarian ini ditarikan kurang lebih dari 10 orang,dengan rincian 8 penari dan 2 orang sebagai pemberi aba-aba sambil bernyanyi. Namun, dalam perkembangan di era modern yang menghendaki bahwa suatu tarian itu akan semakin semarak apabila ditarikan oleh penari dengan jumlah yang lebih banyak. Untuk mengatur berbagai gerakannya ditunjuklah seorang pemimpin yang disebut syeikh. Selain mengatur gerakan para penari,Syeikh juga bertugas menyanyikan syair-syair lagu saman. (keterangan tari saman dicomot dari sini)

Advertisements