Hmmm…kemaren pas pulang ke Ambarawa buat minta persetujuan pindah ke ISI ke orang tua, lusa sore kemaren, saya nyempetin diri buat keliling kota Ambarawa..hehehe. kota kecil tapi eksotis menurut saya, coz dikelilingi tempat pariwisata yang jaraknya tuh deket – deket. Ada Candi Gedung 9 di Bandungan, ada Rawa pening di Banyubiru, dan Museum Palagan serta Museum Stasiun kereta api yang keduanya di kota Ambarawa. Keempat tempat wisata itu sudah melekat dengan Ambarawa.

Tapi pada kesempatan kemaren, saya nggak maen ke sana, karena mendung dan sudah kesorean. Pas jalan – jalan, di tengah jalan nemuin proyek pembuatan tanggul anak sungai rawa pening. Pembuatan tanggul ini dimaksudkan untuk menanggulangi meluapnya kali (sungai) panjang sebagai anak sungai rawa pening yang bisa mengakibatkan banjir. Proyek ini dimulai awal Junni ini dan diharapkan selesai pada akhir September nanti.

Nah, saya tertarik tuh sama itu proyek, sekalian saja saya nekat buat ijin sama mandor proyek itu untuk ijin memotret. Waktu ditanya saya siapa dan buat apa fotonya, saya bilang saja, saya dari wartawan lepas di salah satu koran harian di Semarang..hehehe, dan mandornya percaya ..yawda, tanya – tanya dikit sok akrab, trus poto – poto deh..hehehehe..:p..maap pak mandor, saya telah berbohong..:p

Dan ini beberapa fotonya…pembuatan tanggul 1/ by prasetya yudhapembuatan tanggul 3 / prasetya yudhapembuatan tanggul 4 / prasetya yudhapembuatan tanggul 5 / prasetya yudhapembuatan tanggul 6 / prasetya yudhapembuatan tanggul 7 / prasetya yudhapembuatan tanggul 8 / prasetya yudhasandal ku jadi korban /by prasetya yudhabergegas pulang 1 / prasetya yudhabergegas pulang 2 / prasetya yudha

Sedikit waktu yang saya punya buat moto proyek itu, lha saya dateng aja jam stengah 5, padahal kerjanya selesai jam 5..haduh..yah, karena saya juga belum pernah motret obyek kayak begituan, akhirnya NEKAT DENGAN NIAT BELAJAR LILAHITAALA….hehehehehehe…dan jadilah sandal saya sebagai korbannya. Hikz…saya salah pijakan, dan kedua kaki saya masuk ke lumpur..hikzz..untung nggak lumpur hidup. Untung juga pekerjanya baik – baik, ditolonglah saya, sandal saya juga ditolong mereka, alhamdulillah, sandal saya itu masih bisa hidup meski sempat “patah kaki” hihihihihihi….
Ternyata susah juga moto kayak begindang…susah dapet foto bagus, coz matahari yang dah ketilep awan jahat dan aktifitas pekerja yang menurun karena mau pulang, jadilah foto – foto di atas itu tadi..
Maap ya kalo jelek – jelek fotonya…:D..tapi kalo dikritik saya mau kok..:p..
*yeee…malah ngarep kritik…hihihihhi….:p

Advertisements