angga

angga

Saat pulang dari kuliah tadi siang, saya sempatkan untuk mampir di toko buku Gramedia. Dan sebelum masuk, saya melihat ada seorang anak kecil penjual koran yang sedang duduk sendirian menawarkan koran kepada para pengunjung Gramed yang berlalu-lalang melewatinya.

Saya pun mendekatinya dan melihat macam koran yang dijualnya. Ada Jawa Pos, Tempo, Kompas, Kedaulatan Rakyat, Merapi, dan beberapa media massa lainnya. Hmm..sambil membaca sekilas beberapa koran yang ada di sana, saya mengajak ngobrol anak kecil bercelana merah seragam SD itu.

Dari orolan singkat kami, saya megetahui kalo dia bernama Angga. Dia tidak tahu berapa umurnya, tetapi dia bercerita, kata kakaknya dia lahir 8 tahun silam. Dia sekarang kelas 1 SD. Hmm….saya juga baru tahu, kalo ternyata loper koran seperti dia pulang setelah koran KOMPAS dan Kedaulatan Rakyat habis. Dia bercerita, setelah pulang sekolah, dia langsung ke sini (gramed) untuk berjualan, trus pulang kalo kompas dan KR udah terjual habis. Saat saya tanya, “emang selalu habis Ngga Kompas ma Krnya?”, Anga jawab, “iya !”.

Menyedihkan memang, melihat hidupnya. Angga masih kecil, seharusnya anak seumuran dia bermain bersama teman seumurannya dan belajar, menikmati masa kekanak-kanakannya, bukan berjualan koran seperti itu. Bahkan dia sendirian dalam menjual koran itu. Entah harus berkata apa lagi…bisa nggak sih kita membantunya??? Sampai sekarang, saya masih merenunginya.. -_-“..

Advertisements