tempat bermain di sebelah barat ALKID

tempat bermain di sebelah barat ALKID

Hari ini cuaca lagi-lagi aneh sekali. Pagi hari tadi, langit cerah banget, sinar matahari dengan leluasa menyebar cahayanya ke jalanan kota Yogya. Menjelang siang tiba-tiba dengan sangat cepat cuaca berubah menjadi berawan hitam pekat, mendung sekali. Setelah melaksanakan ibadah shalat Jumat, aku merasakan ada tetes air yang jatuh dari atas. ‘waduh, kok hujan!’..nggak sempat lama, ‘BreSs..’..hujan deras langsung turun tanpa mengucapkan salam. Waduw, secara jarak antara masjid dan rumahku yang lumayan jauh, dan aku menggunakan sepeda motorku, basah kuyuplah aku. Dan parahnya lagi, setelah aku sampai rumah, hujannya berhenti jack, dan awan hitam pekat di langit sana tiba-tiba memutih dan berpencar, membuat sinar matahari menyengat lagi. Oh God..kok aku bisa beruntung banget ya basah kuyup karena keujanan, trus rasanya langit disana pengertian ama kondisiku yang basah kuyup, diberi panas lah aku biar kering lagi. Huwakakakaka..cuaca yang aneh!!
Tapi terlepas dari itu semua, cuaca yang panas ini sedikit banyaknya juga mendukung aku buat hunting sore nanti. Yup, nggak salah, setelah jam di HP nunjuin jam 15.00,aku pun siap-siap. Mengecek semua peralatan yang harus ku bawa buat hunting Sore ini di Alun-alun Selatan yang letaknya berada di sebelah selatan Kraton Yogyakarta. Sebenarnya niatku ke Alun-alun Utara juga, tapi karena Jalan ke Alun-alun utara tadi penuh sesak dijejali anak-anak pramuka SMP, jadi ya ku tahan dulu keinginanku buat kesana.hehe.
gajah ALKID

gajah ALKID


Lanjut ke persiapan, kamera 450 D dengan Lensa EF 28-105 f/3.5-4.5 II USM kesayanganku sudah ku masukan kedalam tas. Batere sudah full karena malamnya udah ku charg. Bis tu makan mie dulu buat ngganjal perut, shalat ashar., trus..ngeng ngeng..berangkat!!
masyarakat ALKID

masyarakat ALKID


Jarak antara ALKID dengan rumahku tak begitu jauh, membutuhkan waktu sekitar 15 menit buat kesana.
Sesampainya disana, aku berputar-putar dulu mencari tempat parkiran yang gratis. Hehe. Bis memakirkan kendaraanku. Aku dari kejauhan melihat tukang cukur jalanan disebelah timur alun-alun. Langsung saja aku gerakin kakiku menuju kesana. Oia, tempat parkirku di sebelah utara alun-alun. Gratis jack!hehe. Melihat
tuklang cukur rambut jalanan

tuklang cukur rambut jalanan

tukang cukur yang lagi melayani pelangganya, ku langsung keluarin kameraku, dan liat-liat sekitar, mungkin ada hal-hal kecil yang bisa kumanfaatin buat membingkai obyek sasaranku itu, tapi sayangnya nggak ada jack, namanya juga alun-alun (lapangan), jadi ya lempeng tempatnya. Akhirnya ku ambil gambarnya dari samping tempat cukur bapak tadi. Jepret..dapet deh. Sayangnya, menurutku, ada yang kurang. Aku kurang deket dengan obyek yang ku foto itu, akhirnya, hasil fotoku standar – standar aja. Lagi-lagi ini pelajaran buatku. Ku masih belum berani melakukan pendekatan ke obyek, padahal dalam semua jenis fotografi, itu sangatlah penting bukan? Itulah alasan sampai sekarang aku masih canggung buat motret model.
Tapi seiring berjalannya waktu dalam aku yang sedang belajar fotografi, pasti lambat laun aku bisa melatih pendekatan itu. Smoga saja. Mesti optimis dun! Iya nggak jack?!hehe
jajanan pinggir ALKID

jajanan pinggir ALKID


Setelah beberapa kali mengcapture tukang cukur tadi, aku melanjutkan pencarianku, alah.:-D. Aku beputar-putar, ngelilingi alun-alun. Tapi kok susah banget ya dapet obyek yang bener-bener dalam kondisi
2 pohon beringin (WOK)

2 pohon beringin (WOK)

bagus untuk dipotret. Yang jelas, karena simbol dari ALKID adalah 2 Pohon (Wok) yang letaknya di tengah-tengah Alun-alun. Aku pun wajib mengc apture tuh Wok. Hehe, dan dapet, walau hasilnya biasa-biasa aja, Nothing spesial. Tapi biar foto Wok itu berbeda dari orang-orang kebanyakan, aku mengambil gambarnya dari sampin, dan aku melihat ada 2 bapak-bapak yang lagi istirahat nggak jauh dari Wok tadi, akhirnya ku Jepret Wok dengan menempatkan 2 bapak tadi sebagai POI (Point Of Interest)

Lanjut mencari obyek, sumpah, aku kesulitan waktu disana dalam pencarian obyek, walaupun ALKID tadi sore ruame buanget, dan buanyak buanget aktivitas manusia, tapi tetap saja aku bingung, karena bisa aja aku ngambil foto obyek asal-asalan, tapi menurutku itu bukan proses pembelajaran bukan?

Di sebelah barat ALKID setiap harinya ada berbagai macam alat bermain buat anak-anak, dan sebuah tempat

dipih - dipilih

dipih - dipilih

kandang gajah diseberangnya. Tergelitik buat bergerak kesana akhirnya aku dapet beberapa foto yang ku hasilkan dengan manfaatin garis buat mempercantik komposisi. Seperti di foto yang berjudul ‘disewakan’ dan ‘dipilih-dipilih’. Walo hasilnya masih jauh dari harapan, cukuplan buat latihan komposisi. Hehehe.
serba mainan

serba mainan


Tak lupa juga aku mengcapture suasana tempat bermain tadi dari kejauhan. Ku bingkai dengan memasukkan pohon beringin besar dikanan atas foto (lihat foto ‘Surga Anak-anak’).
joki cilik

joki cilik


Saat di alun-alun, tenyata aku nggak sendiri,he, aku melihat ada seorang yang kukira mas-mas, tenyata dia masih SMA jelas 2,hehe, dia juga melakukan Hunting tak jauh dari selama aku berdiri buat menjepret obyek. Hehe, aku kenalan ma dia waktu mau pulang. Aku sengaja berpapasan ama dia, ini percakapanku,
Aku:’udah selesai mas’
Dia:’udah maz,maznya juga?’
A: iya, kuliah mana mas?
D : saya masi SMA kok..kelas 2 SMA 8
A : Ha?? Masih kelas 2? (Padahal orangnya gude buanget, ukurana kayak Indro Warkop, hehe, bongsor gtu)
Trus percakapan berlanjut sampe akhirnya kita berkenalan, ternyata nama dia Galih, sayang aku tak ambil foto dia,jadi kalian tak bisa tau,betapa besarnya dia buat ukuran Kelas 2 SMA,hahaha

Dan akhirnya, setelah duduk-duduk menikmati suasana alun-alun selatan sebentar, sambil me-review hasil jepretanku.
Dan kusimpulkan, hari ni bukan hari buatku.

mencari pembeli

mencari pembeli


Street Hunting Photography Project by Prasetya Yudha

Advertisements